Korea Life Tools by westc · Panduan praktis
Pesangon di Korea: Panduan untuk Pekerja Asing
Kewarganegaraan asing saja tidak mengecualikan seorang pekerja dari aturan tunjangan pensiun wajib Korea. Pemeriksaan umum meliputi setidaknya satu tahun masa kerja terus-menerus dan aturan untuk pekerja yang rata-rata jam kerja mingguan terjadwalnya di bawah 15 jam. Jeda, perubahan jam kerja, status pekerja, dan fakta lain dapat memengaruhi hasilnya, jadi gunakan panduan resmi untuk kasus individual.
Terakhir diverifikasi:
Apa Itu Pesangon?
Pesangon (퇴직금, toe-jik-geum) adalah pembayaran yang diberikan oleh pemberi kerja kepada karyawan setelah pemutusan hubungan kerja. Ini adalah tunjangan wajib berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan Korea bagi pekerja yang memenuhi syarat.
Ini dirancang untuk memberikan dukungan finansial kepada pekerja setelah mereka meninggalkan pekerjaan, sebagai pengakuan atas masa kerja jangka panjang mereka di perusahaan.
Siapa yang Umumnya Berhak Mendapatkan Pesangon?
Mulailah dengan pemeriksaan undang-undang umum, tetapi jangan anggap daftar singkat ini sebagai keputusan kelayakan.
Masa kerja terus-menerus umumnya harus mencapai setidaknya satu tahun.
Undang-undang memiliki pengecualian terkait rata-rata jam kerja mingguan terjadwal di bawah 15 jam. Perubahan jadwal dapat memerlukan tinjauan yang lebih rinci per periode.
Alasan berakhirnya pekerjaan bukanlah satu-satunya pertanyaan. Konfirmasikan masa kerja, jam kerja, status pekerja, catatan pemberi kerja, dan fakta khusus lainnya.
Apakah Pekerja Asing Memenuhi Syarat?
Ya, pekerja asing di Korea umumnya berhak atas pesangon dengan kondisi yang sama seperti pekerja Korea. 'Undang-Undang Keamanan Tunjangan Pensiun Karyawan' berlaku untuk sebagian besar karyawan, termasuk warga negara asing.
Beberapa program pekerjaan asing mungkin melibatkan asuransi terpisah atau pengaturan pembayaran. Jangan berasumsi bahwa label atau jumlah tersebut adalah perhitungan pesangon wajib; konfirmasikan melalui saluran resmi yang bertanggung jawab.
Penting untuk dipahami bahwa kelayakan bergantung pada situasi pekerjaan spesifik Anda dan bukan hanya pada kewarganegaraan atau jenis visa Anda.
Faktor-faktor Utama yang Mempengaruhi Kelayakan
Masa kerja terus-menerus: tinjau seluruh periode dengan pemberi kerja yang bertanggung jawab, termasuk perpanjangan, jeda, cuti, dan perubahan tempat kerja.
Status pekerja: label pada kontrak tidak dengan sendirinya menentukan apakah aturan pekerja wajib berlaku.
Jam kerja mingguan terjadwal: simpan jadwal selama seluruh periode layanan karena jam kerja yang berfluktuasi dapat memerlukan perhitungan yang lebih rinci.
Apa yang Perlu Diperiksa Sebelum Anda Pergi
Sebelum Anda meninggalkan pekerjaan atau Korea, kumpulkan semua dokumen terkait pekerjaan Anda. Ini termasuk kontrak kerja Anda, dokumen perpanjangan kontrak, slip gaji, dan catatan jam kerja Anda.
Tinjau dokumen-dokumen ini untuk mengonfirmasi tanggal mulai dan berakhirnya pekerjaan Anda serta rata-rata jam kerja mingguan Anda.
Jika kelayakan atau perhitungannya tidak pasti, gunakan Portal Ketenagakerjaan resmi Kementerian Ketenagakerjaan dan Perburuhan (Ministry of Employment and Labor) atau saluran konseling dengan catatan Anda.
Langkah yang perlu dilakukan
- Pahami aturan kelayakan umum untuk pesangon di Korea.
- Tinjau kontrak kerja Anda dan perjanjian perpanjangan apa pun.
- Konfirmasikan tanggal mulai dan berakhirnya pekerjaan Anda secara tepat.
- Hitung rata-rata jam kerja mingguan Anda selama masa kerja Anda.
- Kumpulkan semua slip gaji dan catatan kerja sebagai bukti.
- Jika Anda memiliki pertanyaan, cari panduan resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Perburuhan (Ministry of Employment and Labor) dengan catatan Anda.
Asumsi dalam panduan ini
- Anda adalah pekerja asing di Korea yang mengakhiri atau baru saja mengakhiri pekerjaan.
- Anda ingin memahami kerangka umum untuk pesangon.
- Anda memiliki akses ke dokumen pekerjaan Anda.
Contoh
David, pemegang visa E-7, bekerja untuk sebuah perusahaan Korea selama 2 tahun 3 bulan sebagai karyawan penuh waktu. Dia secara konsisten bekerja lebih dari 40 jam per minggu. Ketika kontraknya berakhir, dia meninjau kontrak kerja dan slip gajinya untuk mengonfirmasi tanggal mulai dan berakhirnya serta jam kerjanya, bersiap untuk membahas pesangon dengan pemberi kerjanya.
Batasan dan perhatian
- Panduan ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dapat menentukan kelayakan pesangon individual Anda.
- Ini tidak memberikan nasihat hukum spesifik atau menjamin hasil apa pun terkait klaim pesangon.
- Ini tidak menentukan bagaimana asuransi pekerjaan asing terpisah atau pengaturan pembayaran berinteraksi dengan pesangon wajib.
- Ini tidak dapat menghitung jumlah pasti pesangon yang mungkin terutang kepada Anda.
Pertanyaan umum
Apakah saya mendapatkan pesangon jika saya berhenti dari pekerjaan?
Pengunduran diri sukarela tidak dengan sendirinya menjawab pertanyaan tersebut. Kelayakan umum masih bergantung pada masa kerja terus-menerus, jam kerja mingguan terjadwal, status pekerja, dan fakta lainnya. Konfirmasikan catatan daripada hanya mengandalkan alasan berhenti.
Bagaimana pesangon umumnya dihitung?
Pesangon umumnya dihitung berdasarkan rata-rata upah harian Anda selama tiga bulan terakhir bekerja dan total jumlah tahun masa kerja terus-menerus Anda. Perhitungan pastinya bisa rumit, jadi sebaiknya konfirmasi dengan sumber resmi.
Bagaimana jika pemberi kerja saya mengatakan saya tidak berhak atas pesangon?
Kumpulkan kontrak, perpanjangan, jadwal, laporan upah, setoran bank, serta tanggal mulai dan berakhirnya. Kemudian gunakan Portal Ketenagakerjaan resmi Kementerian Ketenagakerjaan dan Perburuhan (Ministry of Employment and Labor) atau saluran konseling untuk memeriksa fakta yang disengketakan.
Sumber resmi
- Employee Retirement Benefit Security Act — Korean Law Information Center; diperiksa
- Severance payment and calculation guidance — Easy Law, Ministry of Government Legislation; diperiksa
Tanggal verifikasi menunjukkan waktu peninjauan kami, bukan jaminan bahwa aturan tidak akan berubah kemudian.